Sunday, May 14, 2006

"internet akan datang"

ada "ABRI masuk desa", ada "MENTARI masuk desa", yang terbaru ada "INTERNET masuk desa".
huehehe... sebuah pariwara baru berdurasi cukup lama (nonton tu iklan kayak ga ada abisnya). udah pernah liat belom ni iklan?? emang sih ga seberapa catchy kayak "mana ekspresinya!!!". tapi ni iklan, catchy banget menurut saya. udah dua kali saya nonton ni iklan, dan selalu di waktu malem kira-kira jam 10an lah. dua kali itu juga saya nonton tu iklan dari awal sampe akhir, meskipun dengan tidak menghiraukan interupsi-interupsi gangguan jiwa macem "eh ganti dong, kan lagi iklan.. eh ganti channel dong!!". but for me, time is standing still pas ada tu iklan. sambil ketawa-ketawa kecil liat betapa ndeso dan gaptek-nya orang desa di iklan itu, trus juga sambil ndoweh-ndoweh ga karuan gara-gara iklannya yang lama... most of all, i like those commercial.

saya suka pengemasan iklan itu, soul desa-nya tu kerasa banget, suasana kekeluargaannya, suasana religi-nya, suasana gotong royong-nya... wes pokok e ni iklan bagaikan implementasi pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) pada jaman SD dulu. bahkan ni ya, kalo seumpama story board tu iklan dikasih liat ke kita, pasti mirip banget ama gambar ilustrasi yang ada di buku PMP.
yang paling seru itu ya isi iklan itu "internet akan datang". huahaha, kalo inget jadi pengen ketawa. dari 4 anak yang sengaja ga sengaja curi denger obrolan kepala sekolah "internet akan datang ke desa kita", gempar sudah seisi desa bahas si "internet akan datang". ada yang seneng, sedih, excited, gelisah, harap-harap cemas, bahkan ampe ga bisa tidur gara-gara mikir "internet akan datang". kayaknya kedatangan internet bakal bawa berbagai dampak... bahkan posisi mbah dukun pun terancam, huehehe...

mmhh... mengajak masyarakat untuk melek internet, suatu tujuan mulia. mending gini deh ngejalaninnya seiringan ama program-program 'wajib belajar 9 tahun', 'pemberantasan buta huruf', 'gerakan kembali ke desa', mmh.. apalagi ya, pokok e program-program serupa lah. dananya tuh biar ga incrit-incrit, yang korupsi biar ga ngincrit-ngincrit juga, engga ding becanda... kalo bisa without gangguan korupsi lah demi mencerdaskan kehidupan bangsa (ceile.. UUD banget bo'). satu untuk semua, semua untuk satu, sekalian aja dananya diperhitungkan ama program-program direncanakan secara menyeluruh, matang dan sustainability. bukannya meng-kota-kan suatu desa, tapi memajukan kehidupan di desa. teteplah yang utama bidang agraris, tapi yang modern juga dengan teknologi. minimal desa-desa di Indonesia bisa kayak Kuala Kencana di Papua sono, wedew... mimpi kali yee. bukan mimpi ding, tapi tantangan demi mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. oh my God, hari ini gw nasionalisme banget seh..

5 comments:

paero said...

Yups.. Me exciting too..
Tapi.. Dah siapkah masyarakat Indonesia mengenai excess Internetnya? Coz.. banyak sisi yang harus dihadapi.
1. Sudah siapkah Infrastrukturnya
2. Sudah siapkah instrukturnya
3. Sudah siapakah bad-habbit akibat Internet?
Mungkin kita belum siap. Contoh nyata adalah para Guru masih belum tahu apa itu internet. Boro2 internet, megang kibot aja dah bingung.
Tapi mungkin saya yang paling setuju tentang Internet ini masuk ke kehidupan bangsa Indonesia (ceile..). Kita gak bisa lari dari tehnologi, sebab tehnologi berbanding lurus dengan kita. Semakin kita mengalami Evolusi semakin tinggi pula tehnologi.
So.. mari kita songsong Internet dg segala resikonya.
No risk.. no win..

mr.dadang said...

Aku juga dah nonton iklannya walo cuma separo2. maklum, penganut "Mumpung lagi iklan, ke WC dulu, ngemil dulu, ganti channel dulu..." Whatsoever, Im not goin to talk about that ad.

Internet masuk desa... Mmm... orang di kota aja kadang2 akses internet lemot banget, gimana di desa ya? Moga2 aja cepet, biar kita bisa menggalakkan gerakan "kembali ke desa untuk akses internet lebih cepat". Bagus banget tuh, internet cepat, suasana menyenangkan dan menyehatkan paru2.

ecca said...

aku nonton iklannyaaaaaaaa, ada cewek yg ngomong ke cowoknya abang mau cari cewek di internet ya heheuehuehe, btw emang internet udah saatnya masuk desa biar gk pada gaptek and gk ketinggalan sama negara negara tentangga, asal internetnya gk kecampur ama yg lain lain spt banyakan wnet wnet dikota seremm bookkkk

Anonymous said...

n1n4 say...
kalo'pintar knp ga pinin maju aj,selamat datang internet didesa..selamat datang indonesia baru,penerus bangsa berjuanglah demi tercapainya cita2...

dudi said...

ini salah satu usaha telkom untuk penetrasi pendidikan di Indonesia khususnya yang berkaitan dengan internet. Moga-moga aja ntar gak terjadi monopoli dan memang kepentingan pendidikan yang didahulukan. Atau jangan-jangan ntar kepentingan bisnis telkom yang lebih ditonjolkan. Who knows?